Lapisan Atmosfer Dan Fungsinya

Lapisan Atmosfer Dan Fungsinya

sariwarna.co.id – Bagaimana suasananya? Secara umum, memahami atmosfer adalah lapisan udara yang menutupi bumi. Atmosfir berguna untuk melindungi bumi dari meteor, sinar ultraviolet dan benda langit lainnya. Ada 5 lapisan atmosfer yang mengelilingi Bumi, yaitu troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan eksosfer.

Untuk memahami atmosfer pada umumnya itu adalah lapisan udara yang menutupi bumi atau planet lain hingga ketinggian tertentu. Atmosfer bumi terdiri dari campuran berbagai gas, yaitu nitrogen, oksigen, argon, dan sejumlah kecil gas lainnya.

Fungsi atmosfer sangat penting untuk mendukung kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya di planet Bumi.

Atmosfer bermanfaat untuk melindungi bumi dari aktivitas meteor dan benda langit lainnya dan untuk menyerap radiasi ultraviolet dari matahari.

Di permukaan bumi, ketinggian atmosfer dimulai pada ketinggian 0 kilometer di sekitar 560 kilometer di atas permukaan bumi. Ada juga lapisan atmosfer yang menutupi bumi dan dipisahkan pada titik-titik tertentu yang berbeda sesuai dengan karakteristik dan karakteristik suhu.

Lapisan atmosfer

Berikut ini adalah diskusi tentang lapisan atmosfer yang mengelilingi Bumi, bersama dengan pemahaman dan penjelasan penuh mereka.

1. troposfer

Troposfer adalah lapisan atmosfer terendah dan paling dekat dengan permukaan bumi. Campuran gas di troposfer sangat ideal untuk mempertahankan kehidupan di Bumi, karena dilindungi oleh radiasi benda langit yang ada.

Troposfer dimulai dari permukaan negara pada 15 kilometer di atas permukaan laut. Troposfer juga merupakan lapisan tertipis pada jarak 15 kilometer. Di troposfer, ada berbagai peristiwa iklim dan meteorologi seperti hujan, angin, salju, kekeringan dan sebagainya.

Suhu rata-rata di troposfer hangat dan memungkinkan kehidupan manusia muncul. Tekanan udara turun dan suhu menjadi lebih dingin dengan meningkatnya ketinggian. Ini disebabkan oleh penyerapan radiasi gelombang pendek yang sangat rendah dari matahari.

Setelah troposfer ada lapisan stratosfer. Diantaranya adalah lapisan tropopause yang memisahkan troposfer dari stratosfer.

2. Stratosfer

Stratosfer secara bertahap dimulai pada ketinggian sekitar 15-50 kilometer dari permukaan bumi. Pada lapisan ini, angin mendidih dengan pola tertentu sangat kuat, dan lapisan ini juga merupakan tempat di mana pesawat terbang.

Suhu di stratosfer yang lebih rendah relatif stabil dan dingin. Model suhu kemudian meningkat dengan meningkatnya ketinggian. Ini berarti bahwa semakin tinggi suhunya, semakin hangat stratosfer.

Hal ini disebabkan oleh peningkatan lapisan dengan konsentrasi ozon di stratosfer. Lapisan ozon juga menyerap sinar ultraviolet energi tinggi dari matahari dan mengubah energi ultraviolet menjadi panas.

Setelah stratosfer ada lapisan mesosfer. Diantaranya adalah lapisan stratopause yang membagi lapisan stratosfer dan mesosfer.

3. mesosfer

Lapisan udara berikutnya di bumi adalah mesosfer. Mesosfer dimulai pada ketinggian 50 kilometer hingga ketinggian 85 kilometer. Pada lapisan ini, suhu atmosfer menurun dengan meningkatnya ketinggian, bahkan dapat mencapai munculnya cahaya malam awal dalam bentuk kristal es.

Suhu udara di mesosfer terlalu tipis untuk bernapas dan terus menurun. Tekanan udara di bagian bawah lapisan jauh di bawah 1% dari tekanan di permukaan laut dan terus menurun dengan meningkatnya ketinggian.

Selanjutnya, udara di lapisan mesosfer juga menyebabkan pergeseran benda-benda langit yang berasal dari ruang angkasa. Sebagian besar meteor dan benda langit lainnya terbakar di mesosfer sebelum mencapai Bumi.

Setelah lapisan mesosfer ada lapisan termosfer. Di antara mereka ada lapisan mesopati yang memisahkan lapisan mesosfer dan lapisan termosfer.

4. Termosfer

Lapisan atmosfer keempat adalah termosfer. Termosfer dimulai pada ketinggian sekitar 85 kilometer pada sekitar 500 kilometer di atas permukaan bumi. Lapisan ini disebut termosfer karena kenaikan suhu atau suhu yang cukup tinggi dan drastis, mencapai 1.500 derajat Celcius.

Penyerapan radiasi ultraviolet, yang menyebabkan reaksi kimia, menyebabkan perubahan suhu yang drastis. Akibatnya, lapisan bermuatan listrik disebut sebagai bentuk ionosfer, dalam elektron sinar energi dari atom akar dan melepaskan molekul-molekulnya.

Lapisan ini juga dapat digunakan untuk mengirimkan gelombang radio. Banyak satelit buatan di level ini, termasuk ISS (International Space Station). Fenomena Aurora atau radiasi kutub juga terjadi pada lapisan termosfer ini.

Dalam beberapa penelitian, ionosfer juga diklasifikasikan sebagai lapisan atmosfer yang berbeda. Secara umum, bagaimanapun, lapisan ionosfer ini adalah bagian dari keseluruhan termosfer.

5. Eksosfer

Lapisan terluar atmosfer adalah eksosfer. Faktanya, banyak penelitian memperkirakan bahwa termosfer adalah lapisan terluar atmosfer, tetapi secara umum ada lapisan terakhir, eksosfer, yang berbatasan langsung dengan bilik.

Eksosfer dimulai pada ketinggian 500 kilometer dan memanjang dalam jumlah yang tidak ditentukan. Batas antara lapisan dan ruang eksosfer terdistorsi dan tidak dapat ditentukan pada titik atau garis tertentu, sehingga sifat-sifat eksosfer dan ruang identik.

Di lapisan ini ada pantulan sinar matahari, yang dipantulkan oleh partikel debu meteor. Sinar matahari yang dipantulkan juga disebut cahaya zodiak.

Eksosfer juga disebut lapisan geostasioner. Ini adalah ruang antar planet. Lapisan ini tidak memiliki tekanan udara sama sekali. Eksosfer adalah tingkat yang merupakan benteng utama melindungi Bumi dari meteorit dan benda langit lainnya.

Sekarang ini adalah penjelasan tentang lima lapisan atmosfer di sekitar Bumi, beserta pemahaman dan sifat-sifatnya. Secara umum, ada lima lapisan atmosfer yang mengelilingi permukaan bumi, yaitu troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan eksosfer.

Sumber: lapisan atmosfer dan fungsinya

Baca Artikel Lainnya:

Sejarah Kerajaan Gowa Tallo

Fungsi Obat Norelut Dosis Dan Efek Sampingnya