Ini Dia Fenomena Atmosfer Yang Wajib Kamu Ketahui

Ini Dia Fenomena Atmosfer Yang Wajib Kamu Ketahui

Menyenangkan menjadi siswa sosial karena kami belajar geografi. Dalam geografi, ada banyak fenomena alam yang membuat kita kuat, yang tentunya akan membuat kita luar biasa dan bersyukur atas berkah Tuhan.Salah satu fenomena alam yang akan kita jelajahi dalam geografi adalah fenomena unik di atmosfer.

Pengertian Atmosfer

Atmosfer adalah lapisan gas atau udara yang menutupi planet ini, termasuk planet Bumi. Suasananya berasal dari kata Amos, yang berarti uap air, dan Sphaira, yang berarti tertutup. Lapisan tersebut mengandung empat unsur gas seperti nitrogen, oksigen, karbon dioksida, dan argon.

Agar lebih tertarik mempelajari geografi, Anda harus terlebih dahulu mempertimbangkan fenomena unik di atmosfer ini yang perlu Anda ketahui!
Pelangi
Ayo, siapa di antara mereka yang belum pernah melihat pelangi secara langsung? Berdasarkan sajak anak-anak, pelangi ini tampaknya hanya memiliki tiga warna, yaitu merah, kuning dan hijau. Namun pada kenyataannya pelangi memiliki 7 warna, yaitu merah, oranye, kuning, hijau, biru, nila dan ungu (mejikuhibiniu).

Pelangi sendiri merupakan fenomena setengah lingkaran alami di udara yang terdiri dari 7 spektrum warna. Lingkaran ini terjadi ketika sinar matahari mengenai partikel air di udara. Partikel air yang tipis dan tembus cahaya ini bertindak sebagai prisma yang memantulkan dan menghancurkan spektrum warna yang ditemukan di bawah sinar matahari.

Benar-benar hebat, bukan?

Sumber : https://contohsoal.co.id

fajar

Spektrum warna lain yang indah di langit, Aurora. Sayangnya, ini adalah fenomena alam hanya untuk melihat sekitar Kutub Utara dan Kutub Selatan.

Aurora adalah fenomena alam, seperti sinar cahaya yang bercahaya, biasanya terlihat berwarna hijau, biru atau merah. Fenomena ini terjadi di ionosfer sebuah planet (dalam hal ini, Planet Bumi) karena interaksi antara medan magnet planet dan partikel bintik matahari (sunspots) bermuatan listrik.

Nah, di Bumi, medan magnet yang paling dekat dengan matahari adalah Kutub Utara dan Kutub Selatan. Fenomena Aurora hanya dapat terjadi di dua kutub. Aurora di Kutub Utara umumnya dikenal sebagai Aurora Borealis (Aurora borealis), sedangkan Aurora di Kutub Selatan dikenal sebagai Aurora Australis (Lampu Selatan).

khayalan belaka

Membicarakan fenomena ini membuat Anda merinding. Anda lihat, ilusi ini bukan hanya fenomena alam, tetapi sering dianggap halusinasi manusia karena terlalu lama di padang pasir.

Ya, fatamorgana ini adalah fenomena alam yang sering terjadi di gurun atau gurun. Pada kenyataannya, tidak hanya di padang pasir, fenomena ini juga bisa terjadi di jalan beraspal yang panas dan panas. Jika Anda suka menonton film-film Hollywood, Anda biasanya ingin melihat adegan dengan bayangan seperti air saat Anda merekam adegan di jalan beraspal.

Definisi fatamorgana itu sendiri adalah ilusi optik yang dihasilkan dari pembiasan cahaya oleh kepadatan massa udara tipis untuk menciptakan sesuatu yang belum ada seolah-olah ada. Fatamorgana ini biasanya penampilan genangan air, danau atau kota.

Satu-satunya fakta adalah bahwa fatamorgana ini berasal dari nama saudara perempuan Raja Arthur, Faye le Morgana, yang omong-omong dianggap sebagai peri yang bentuknya bisa berubah. Wow, emosi!

Sun Dog

Ya, fenomena ini seharusnya tidak diartikan secara harfiah sebagai “anjing saja”, ya. Hundev berarti “mengikuti” dalam bahasa Inggris. Nah, ini adalah fenomena alam. Sun Dog juga disebut sebagai parelion, cerah atau teduh dari matahari.

Jadi ketika fenomena Sun Dog terjadi, Anda dapat melihat lebih banyak matahari bersinar di bumi di langit. Namun dalam kenyataannya itu bukan matahari yang nyata. Matahari yang lain hanyalah bayangan atau pantulan dari matahari yang sebenarnya.

Fenomena atmosfer ini dapat terjadi di mana-mana, tetapi sayangnya sangat jarang. Biasanya, anjing saja muncul ketika matahari berada di posisi yang lebih rendah di langit, mis. B. saat menaikkan atau menurunkan.

Sunhound terjadi ketika sinar matahari memasuki akumulasi kristal es heksagonal yang tersusun horizontal di langit. Nah, cahaya ini kemudian dibelokkan dengan sudut minimum 22 derajat, sehingga matahari terlihat lebih seperti satu.