Fungsi Obat Norelut Dosis Dan Efek Sampingnya

Fungsi Obat Norelut Dosis Dan Efek Sampingnya

sariwarna.co.id – Obat yang mana adalah Norelut? Norelut adalah obat berbasis norethisterone yang digunakan untuk mengobati masalah menstruasi pada wanita. Norethisterone sendiri adalah spesies progesteron sintetis. Selain mengatasi berbagai masalah yang berhubungan dengan menstruasi, norethisterone juga digunakan sebagai kontrasepsi dalam dosis kecil.

Obat ini tidak mengandung estrogen dan karenanya cocok untuk wanita yang tidak dapat menggunakan obat-obatan yang mengandung estrogen. Karena obat ini menghilangkan masalah menstruasi, dapat dikatakan bahwa obat ini hanya boleh dikonsumsi oleh wanita.

Manfaat Norelut

Berdasarkan bahan-bahan yang dikandungnya, Norelut menawarkan keuntungan-keuntungan berikut:

Mengatasi gejala PMS (sindrom pramenstruasi)
Atasi kram menstruasi
Atasi pendarahan yang berlebihan saat menstruasi (menorrhagia)
Mengatasi perdarahan uterus yang abnormal karena ketidakseimbangan hormon
Mengatasi rasa sakit akibat endometriosis
Mengatasi menstruasi tidak teratur
Menyetel ulang siklus menstruasi
kontraindikasi
Tidak semua orang dapat menggunakan Norelut, berikut adalah beberapa kondisi untuk wanita yang tidak diperbolehkan menggunakan Norelut:

Hipersensitif terhadap kandungan obat Norelut

Mereka menderita kanker payudara atau kanker lainnya
Tromboflebitis, peradangan dan nyeri bekuan darah di pembuluh darah.
Pendarahan vagina yang belum didiagnosis
Disfungsi hati yang parah
Wanita hamil
Dosis norelut
Norelut termasuk dalam formulasi tablet dan setiap tablet mengandung Norethisterone 5 mg. Dosis Nurelut didasarkan pada kebutuhan dan kondisi pasien. Berikut ini adalah kaleng Norelut yang direkomendasikan:

PMS: 1 tablet tiga kali sehari. Dikonsumsi dalam siklus menstruasi 16-25 hari.
Masalah haid: 1 tablet 3 kali sehari dari hari ke 5 siklus haid selama 20 hari. Perawatan berlangsung dalam 3 atau 4 siklus.
Menoragia: dosis awal 2-3 tablet per periode menstruasi. Dosis berikutnya adalah 1 tablet tiga kali sehari selama 10 hari. Kemudian lanjutkan dengan dosis 1 tablet yang diberikan dua kali sehari selama siklus menstruasi dari 19 hingga 25 hari.
Gangguan pendarahan non-menstruasi: 1 tablet dua kali sehari. Dari hari ke 19 hingga hari ke 26 dari siklus menstruasi.

Endometriosis: 2 hingga 5 tablet per hari, dibagi dalam dosis yang berbeda. Lakukan selama 4-9 bulan.
Atur ulang siklus menstruasi atau tunda menstruasi: 1 tablet tiga kali sehari. Setidaknya 3 hari sebelum periode yang dijadwalkan.
Dosis yang ditunjukkan di atas adalah dosis yang biasa. Gunakan obat ini sesuai dengan dosis dan instruksi dokter Anda. Jangan mengubah dosis tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Efek samping dari Norelut
Seperti obat pada umumnya, Norelut dapat menyebabkan berbagai efek samping. Berikut adalah beberapa efek samping Norelut yang dapat terjadi:

Amenore sekunder, tidak ada menstruasi selama lebih dari tiga siklus
busung
depresi
Sedikit pendarahan atau flek
Sekresi serviks
Reaksi alergi
Mencium, merasakan, dan mengubah indera peraba
Tekanan darah meningkat
Efek samping yang disebutkan di atas tidak selalu terjadi. Efek samping dapat disebabkan oleh penggunaan dosis yang berlebihan atau karena kondisi pasien tertentu. Jika Anda mengalami salah satu dari gejala di atas atau gejala lainnya, segera hentikan penggunaan obat dan segera hubungi dokter.

Perhatian dan perhatian

Norelut memasuki kelas obat keras, jadi penggunaannya tidak boleh sembarangan dan harus dilakukan dengan resep dokter. Demi keamanan penggunaan obat ini, Anda harus mengetahui hal-hal berikut:

Penggunaan obat ini pada pasien dengan riwayat kanker, hepatitis, batu empedu, perdarahan vagina, herpes selama kehamilan, stroke dan depresi harus diperlakukan dengan hati-hati dan mempertimbangkan pertimbangan medis dokter.
Berhati-hatilah saat menggunakan obat ini pada pasien dengan kondisi seperti asma, diabetes, epilepsi, tekanan darah tinggi, obesitas, masalah jantung, penyakit pembuluh darah, penyakit autoimun, obesitas, kram otot dan penyakit sel sabit.
Obat ini diklasifikasikan sebagai X untuk digunakan pada wanita hamil, yang berarti tidak boleh dikonsumsi sama sekali oleh wanita hamil atau oleh wanita yang bisa hamil, karena mereka dapat mengganggu janin.
Penggunaan obat ini pada ibu menyusui tidak dianjurkan karena risiko mengembangkan masalah kesehatan pada anak-anak.
Diskusikan dengan dokter Anda jika Anda minum obat lain. Penggunaan Norelut dengan obat-obatan lain dapat menyebabkan interaksi obat yang mempengaruhi efektivitas obat dan meningkatkan risiko efek samping.

Baca Lainnya:

Manfaat Bawang Putih Untuk Kesehatan

Menghitung Inch Cm dan Contoh Soal (Lengkap)